In puisi

batasan

iyah iyah ,aku paham
kamu tidak berniat melewati batas itu kan
bahkan garisan kapurmu untuk penandanya sudah membuatku
terbatuk bantuk
padahal,
aku sampai menahan kantuk
ah kita kebanyakan basa basi
sia siakah dua gelas kopiku tadi?
tapi jika mengingat 
senyumku tadi, yang mengembang
seperti disiram tiap pagi
mungkin satu gelas lagi
tak masalah
uhuk..uhuk...
kamu tebalkan garis batasmu lagi.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?