In puisi

Selangit

#1
sudah kamu tanam mimpimu di tanah gembur
sekalipun ia subur tumbuh tinggi
tetap saja tidak sampai ke langit

lalu kamu mendongkak hingga pegal
mimpimu sedang kamu injak tapi tak sadar
kamu tunjuk bintang dengan sok tahu
lalu mengaku perihal ini itu

ah, sudahlah.

#2
kupinjamkan bibitku yang paling manjur
kusiramkan jiwaku selautan
siapa bilang tidak melangit
saksikan, kutembuskan sampai angkasa

sampaikan pada logikamu
Tuhanku bisa segala!

ah, Bangunlah!

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?