In puisi

Yogyakarta

aku tidak tahu ada apa selain kenangan
yang mengalir melalui pelipismu perlahan
mungkin karena mataharimu tinggal sejengkal
dan bulanmu belum juga datang

padahal bulanmu telah dulu pergi
ia kepak cinta cinta di dalam ransel tua
yang pengaitnya telah lepas
tak heran jika cintanya berjatuhan
satu.
dua.
sampai habis di jalanan

padahal jalan ini telah menyaksikan apa saja
sebuah drama yang membuat siapa saja mual
sepasang aktor yang dibayar murahan
jalanan ini telah menyaksikan kita dengan sabar

ha. kita saja tidak lagi sabar

aku tidak tahu ada apa selain malam ini
selain malam kemarin
selain kenangan 
selain jalanan

padahal asap kotor yang keluar dari mulutmu dan masuk kedalam paru paruku
telah menceritakan segalanya.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?