In puisi

padahal harusnya turut gembira

Kadang ada kabar gembira yang membuat sedih, ada hiruk pikuk yang membuat sepi

kamu masih membenarkan tali sepatu sementara yang lain telah berlari
apakah kompasmu masih berfungsi saat arahmu berlawanan?
atau kompas mereka yang tidak lagi benar?

pagi tadi ada kabar gembira yang meletakan sendu
mungkin kamu hanya lupa dimana menaruh tawa
atau mungkin sedang mereka pinjam untuk gempita yang tidak bisa kamu rasakan
sampai habis

kamu berakhir pada kemungkinan kemungkinan 
lalu menyerah pada ketidakmungkinan.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?