In puisi

sekali dalam sebulan

anak kecil
beraroma sabun anti bakteri
bedak cemong dari dahi hingga pipi
bajunya berenda, rambutnya berpita
renda murah, pita murah
berlari
menunggui pada pinggir jalan
menunggui bunyi motor yang paling dihapal
katanya sebulan sekali
hari itu hari sekalinya dalam sebulan
langit telah gelap
birunya biru yang dalam
anak kecil
senyumnya belum hilang
dadanya masih berdebar
menunggui bunyi motor yang paling dihapal
menunggui ayahnya pulang
dari sisian jalan.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?