In puisi

Karena kamu pintar.

Duhai,
Kitalah bilangan dari himpunan pada Venn yang berbeda
Noktah pada jeda yang bersebrangan.

Apakah notasimu sudah begitu jelas menjabarkan ketiadaanku?
Bersediakah menjadi cela
dengan melewati tepi lingkaranmu dan memasuki semestaku?

Agar Pak guru bisa mencoret dengan pena merah dan mengatakanmu bodoh.

kitalah himpunan yang tidak pernah beririsan,
karena kamu pintar.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?