In Life

Big Blue Sky Collapse~

As I walk to the end of the line
I wonder if I should look back
To all of the things that were said and done
I think we should talk it over

Kadang kala, pikiran saya suka jahil mengawang, bukankah harusnya kita bisa bertemu? membicarakan semuanya dari awal. Barangkali ada perkataan yang tersilap atau pengharapan yang bisa dituntaskan, Barangkali.

Then I noticed the sign on your back
It boldly says try to look away
I go on pretending I'll be ok
This morning it hits me hard that


Tapi ah, ternyata mengawang adalah sinomim merambang atau mengawur, baru saja saya cek di KBBI tadi. Mengawur karena jelas-jelas keputusanmulah untuk menjauh dan meminta saya tidak lebih dekat.
Jelas seperti ajakan tawa yang kamu acuhkan, Jelas seperti keinginan ganjil yang kamu tertawakan.
Saya tidak akan bilang rasanya menyedihkan atau semacamnya.
Kamu membenci drama dan saya tidak berkenan juga kalau saya menjadi dramatis dari yang seharusnya, dari yang seharusnya? tapi bagaimana kalau sudah seharusnya saya memang merasa seperti itu?

Still everyday I think about you
I know for a fact that's not your problem
But if you change your mind you'll find me
Hanging on to the place
Where the big blue sky collapse

As I stare at the wall in this room

The cracks they resemble your shadow
When everyday I see time goes by
In my head everything stood still


Dan masih saja, ada layar dalam kepala yang memainkan tayanganmu berulang-ulang.
Hippocampus di kepala belum juga melepasmu begitu saja nyatanya. Kurcaci di dalamnya suka usil membuatku berpikir kalau saya dapat mendapatimu kapan saja. 
Apa sebutannya? Naif!. 
Meskipun tentu saja sudah saya sadari, kamu tidak lagi peduli. Tapi, kalau tiba-tiba kamu merasa kurang kerjaan, dan ingin melanturkan pikiran dengan memikirkanku, misalnya. Kamu akan selalu mendapatiku di tempat yang sama hanya saja dengan perasaan yang jauh berbeda.

I'm waiting for things to unfreeze
Till you release me from the ice block
It's been floating for ages washed up by the sea
And it's drowning, thought you should know that


Tapi lihatlah, si naif ini masih menunggu. Padahal dunia sudah menjabarkan tentang selaput tipis yang membatasi antara naif dan bodoh. Tapi (Ada banyak 'Tapi' selepas kamu pergi, padahal ada banyak 'Dan' yang telah kupersiapkan dulu) begitulah, saya masih menunggu.

You see people are trying
To find their way back home
So I'll find my way to you


Kalau saya masih menjadikanmu sebagai tempat berpulang, sudah seberapa bodohkah saya?
tapi kata mereka ; 'Bukankah cinta adalah serangkaian kebodohan yang dimafhumkan?'

[Hanya interpretasi lagu, why so serious? :)) ]

*Big Blue Sky Collapse` Adhitya Sofyan. 

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?