In puisi

Alam Dengan Lancang Menyadur Dirimu

Alam dengan lancang menyadur dirimu

Misalnya saja,

#1 
Wajahmu yang mengarak di langit
ditebangi hujan yang patah-patah
lalu tumpah seperti air bah 
alam selalu lupa
aku belum lagi pandai berenang.

#2 
Tubuhmu yang bercabang dan berbuah
memayungi jalanan pulang
rutenya adalah titik-titik hitam
membawaku tidak kemana-mana.

#3
Lalu kamu menjadi bantal di kepala
menyusut ke dalam rongga telinga
menanam jentik tak bervaksin.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?