In Review

[Review] What I Talk About When I Talk About Running


Judul Asli      : Hashiru Koto Ni Tsuite Kataru Toki Ni Boku No Kataru Koto
Penulis          : Haruki Murakami
Penerjemah   : Philip Gabriel
Penerbit        : Vintage, Great Britain
Tahun           : 2009 (terbit pertama kali di Jepang: 2007)

Tebal            : viii + 181 halaman





Membaca memoar Haruki Murakami ini seperti sedang duduk santai dan berbincang-bincang bersamanya. Khas Murakami yang sederhana tapi tetap bisa dinikmati. Jenis buku yang bisa kamu habiskan dalam perjalanan atau bahkan ketika sedang menunggu.

Saya tidak tahu apakah akan sama efeknya pada pembaca lain, tapi bagi saya, penuturan Murakami  tentang lari membuat saya ingin cepat-cepat pakai sepatu dan berlari secara konsisten. Saya bahkan tertarik untuk mendengarkan musik yang direferensikan oleh Murakami yang sering ia dengar sambil berlari, seperti Rolling Stones' Beggars Banquet , Eric Clapton's Reptile, dan  Lovin Spoonful.

"Most runner run not because they want to live longer, but because they want to live life to the fullest."

Dalam lari ada metafora tentang sebuah proses hidup, ketahanan terhadap rasa sakit dan komitmen dalam menjalaninya. Berlari adalah sebuah kegigihan menyaingi diri sendiri.

Painful is inevitable but suffering is optional. 

Bagi Murakami, berlari juga memiliki dampak terhadap produktivitasnya dalam menulis. Berlari adalah kegiatan soliter dan momen paling pribadi. Kamu lebih sering berbicara dengan isi kepalamu sendiri. Dengan begitulah ide-ide spontan akan muncul.  


Some day, if I have a gravestone and I'm able to pick out what's carved on it, I'd like it to say this :
Haruki Murakami
1949-20**
Writer (and Runner)
At Least He Never Walked



Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?