In puisi

Surga

(photo credit by AlainaBrown on Devianart)

Pada bulan delapan kita bertemu
cerita kita belum cukup mapan untuk dikawinkan
angin membatu jadi penghulu
menggigilkan;
mengizinkan peluk yang menggagalkan

Ada banyak ruang diantara jemari 
yang saling menggenggam
lalu Tuhan mengisinya dengan setan

Setan:
adalah makhluk lucu yang kita pelihara
kita susui sama-sama
pipinya gembil berwarna merah muda
tangannya menggapai-gapai wajah kita
belati di belikatnya
kita kira tangga menuju surga.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?