In puisi

Selamat Melawan Malam



Selamat malam,
apakah malam ini kamu masih selamat?
dari rindu yang datang sambil mengerang

Tenang, katamu.
ramuan mujarab telah kau racik  dari ayat-ayat Tuhan
kau tegak hingga tuli dan rindu kau punggungi

dia menanti-nanti percakapan yang dikremasi tanpa pernah kau hidupkan
meringkuk di bawah lidah berteralis
norma dan aturan tentang menjadi manusia baik.

Apakah keselamatan hanya mendatangi manusia-manusia baik?
Yang tiap malam menerjang rindu yang menjerang meminta-minta perhatian

Apakah malam ini kamu selamat lagi?
dari rindu, dari diriku

diam-diam kau tebas pahatan perasaan menjadi patahan-patahan yang lekas-lekas kau sembunyikan sebelum menggenang dalam kenangan.

Rindu-rindu tidak selamat lagi malam ini.



Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?