In puisi

kilau


photo credit: favim
kamu terus membicarakan hal-hal yang tak kupahami, tapi matamu yang berkilau kala meracau, membuatku tak ingin beranjak pergi.
aku ingin membungkus mata itu dalam kertas nasi dan mengikatnya dengan karet gelang. aku ingin memasukan bibir itu ke dalam plastik dan menutupnya dengan sedotan.
agar sewaktu-waktu, jika ku rindu, kubiarkan bibirmu bercerita, dan matamu menebar cahaya.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?