In puisi

Perayaan Tahun Baru



Kini, kita berpura-pura lebih bijak dari semula
memutuskan satu dua hal berharap sesal tak akan membuntuti

gugup menutupi segala degup
merasa cukup untuk bisa terus menuntut
pada segala berhala di jiwa-jiwa yang alpa

apa ingatan turut binasa usai kembang api menyala?

suara-suara terompet sampai pada telinga
suara-suara cinta lenyap di udara

pijar malam
tak bisa disimpan di dalam rumah
yang sepi kehilangan penghuni

menuju tempat-tempat persembunyian
teraman
dari pikulan resolusi yang menanti
diwujudkan


Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Menurut kamu, gimana?